PANDUANTEKNO

| Panduan Informasi Dan Teknologi

Imbas Perang Iran, Israel Beli Lagi Jet Tempur Siluman F-35 hingga Target 100 Unit

DUNIA

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memicu peningkatan kekuatan militer. Imbas konflik dengan Iran, Israel memutuskan untuk kembali menambah armada jet tempur siluman F-35 guna memperkuat dominasi udaranya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Israel dalam menghadapi ancaman regional yang semakin kompleks.

Israel Tambah Pembelian F-35

Pemerintah Israel secara resmi menyetujui pembelian skuadron baru jet tempur F-35 buatan Lockheed Martin. Selain itu, Israel juga akan membeli jet tempur F-15IA dalam paket penguatan militer bernilai miliaran dolar.

Pembelian ini merupakan bagian dari rencana besar pertahanan senilai sekitar 350 miliar shekel atau setara 119 miliar dolar AS.

Keputusan tersebut diambil setelah pengalaman konflik terbaru, termasuk ketegangan dengan Iran, yang menunjukkan pentingnya keunggulan udara modern.

Target Armada Hingga 100 Unit

Saat ini, Israel telah memiliki puluhan jet tempur F-35 dalam armadanya. Pada awal 2026, jumlahnya mencapai sekitar 48 unit dan ditargetkan menjadi 50 unit dalam waktu dekat.

Dengan tambahan pembelian baru, termasuk satu skuadron F-35 yang umumnya berisi sekitar 25 pesawat, jumlah total armada berpotensi mendekati atau bahkan menembus 100 unit dalam beberapa tahun ke depan.

Target ini akan menjadikan Israel sebagai salah satu operator F-35 terbesar di dunia.

Alasan Strategis di Balik Pembelian

Ada beberapa alasan utama di balik keputusan Israel menambah jet tempur siluman F-35:

  1. Menghadapi ancaman Iran
    Konflik dengan Iran mendorong Israel meningkatkan kesiapan tempur dan daya serang jarak jauh.
  2. Menjaga keunggulan udara
    F-35 memiliki teknologi siluman yang sulit terdeteksi radar, sehingga unggul dalam operasi modern.
  3. Modernisasi militer jangka panjang
    Israel menyiapkan kekuatan militernya untuk dekade mendatang dengan teknologi generasi terbaru.
  4. Integrasi teknologi canggih
    F-35 memungkinkan integrasi sistem senjata dan intelijen yang lebih canggih dibanding jet generasi sebelumnya.

Peran F-35 dalam Kekuatan Militer Israel

F-35 dikenal sebagai jet tempur generasi kelima dengan kemampuan stealth, sensor canggih, dan sistem peperangan elektronik modern.

Israel bahkan menggunakan varian khusus bernama F-35I “Adir” yang telah dimodifikasi sesuai kebutuhan militernya.

Pesawat ini memungkinkan Israel melakukan operasi lintas wilayah dengan risiko deteksi yang lebih rendah, sekaligus meningkatkan efektivitas serangan presisi.

Dampak terhadap Stabilitas Kawasan

Penambahan armada F-35 oleh Israel berpotensi meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Di satu sisi, langkah ini memperkuat pertahanan Israel. Namun di sisi lain, negara-negara lain dapat merespons dengan meningkatkan kemampuan militernya juga.

Hal ini berisiko memicu perlombaan senjata (arms race) di kawasan.

Kesimpulan

Imbas konflik dengan Iran, Israel mengambil langkah tegas dengan menambah pembelian jet tempur siluman F-35.

Dengan target hingga 100 unit, Israel berupaya memastikan dominasi udara tetap berada di tangannya.

Langkah ini tidak hanya memperkuat pertahanan nasional, tetapi juga akan mempengaruhi dinamika keamanan di Timur Tengah dalam jangka panjang.