PANDUANTEKNO

| Panduan Informasi Dan Teknologi

Tak Sengaja Ditemukan! Gigi Mastodon 10.000 Tahun Muncul dari Sungai California

Gigi Mastodon California Ditemukan Secara Tak Sengaja

Gigi mastodon California berusia setidaknya 10.000 tahun ditemukan di sebuah sungai kecil di San Mateo County, California, Amerika Serikat.

Fosil tersebut ditemukan oleh geomorfolog Brigid Lynch ketika melakukan survei lapangan untuk proyek pemulihan habitat katak kaki merah California yang terancam. Awalnya, benda itu terlihat seperti batu dengan bentuk yang tidak biasa.

Setelah diperiksa lebih lanjut oleh ahli paleontologi, benda tersebut ternyata merupakan gigi geraham mastodon Pasifik dewasa (Mammut pacificus).

Penemuan itu kemudian diserahkan kepada Stanford University untuk penelitian lebih lanjut.

https://images.openai.com/static-rsc-4/M5LHDXHyo1_rpZjEMlBGdgZY6OjeQxbeu7CqFPc8wJxxjHijcsQdIOQIh3n8oPwBdxT45c-E3Ib8sfKjbzXymBJ7R9ZMQlF4Q_euUguq8z_zdX9HxfTNjmaP3k6nowYF9hlN_anAKxxY0x5Qa6MfIIPsqnDa3kiQFPN5bIlYP9I4K-Ho0FLX_RRD0nAhv1wV?purpose=fullsize

https://images.openai.com/static-rsc-4/HEY2KW9bmd-Y4fwTZgz-EX2t8dJ5ed7MXbp_Kt2P0QecfXYIlyJC1wUNciv7qOjGQoxJRt0yNFfqN4GTjF93ggZ48zWEGf_seAqfOqrN65Ax_RNj5BTYqIhJoaorPRPJN7nSGwMmMyTWBq6a6K_7V-gB6IuZ2Ir0nijIbJqkNLVYhBCZcS9W_xpzx_IBNV96?purpose=fullsize

https://images.openai.com/static-rsc-4/0BS8KgQUpCGDX8uVIMlIdDxJJ_2C6qs4gqOJUr_Tff7xHnHe5QpdbvxauGXxgFQ9wmuBbGRYcPcSttLdvDs2IVUKeBJRCX4iz_77sf-ld8k5xDQ2inDDVF1gWwGsR5AiRRS24cjVhn1bmWouRMWU13pyh1EBGPJB_K2AIgsdg34aDlAm7WfPXmrazqN5u-CV?purpose=fullsize

Fosil Mastodon Dalam Kondisi Sangat Utuh

Hal yang membuat gigi mastodon California ini menarik adalah kondisinya yang sangat baik.

Associated Press melaporkan bahwa fosil tersebut memiliki panjang sekitar 9 inci atau 23 sentimeter. Bagian mahkota dan akar gigi masih terlihat, termasuk saluran akar di dalamnya.

Paleontolog Wayne Thompson bahkan menyebut fosil tersebut sebagai salah satu geraham mastodon paling lengkap dan spektakuler yang pernah ditemukannya di kawasan tersebut.

Kondisi seperti ini memberikan kesempatan bagi ilmuwan untuk mempelajari lebih jauh kehidupan hewan besar yang pernah menghuni California pada zaman es.

Ditemukan Saat Mencari Habitat Katak

Penemuan fosil tersebut memiliki cerita yang cukup unik.

Brigid Lynch sedang melakukan survei di kawasan konservasi Midpeninsula Regional Open Space District ketika menemukan benda tersebut di dasar sungai. Survei itu sebenarnya dilakukan untuk mendukung proyek peningkatan habitat California red-legged frog, bukan untuk mencari fosil.

“As a geologist, I’ve gone out and seen stuff in the field, but definitely nothing as exciting as this,” ujar Lynch setelah menemukan fosil tersebut.

Dengan kata lain, sebuah proyek konservasi modern justru membawa ilmuwan pada penemuan dari masa lalu.

Mastodon Hidup pada Zaman Es

Mastodon Pasifik merupakan kerabat jauh gajah modern yang hidup di Amerika Utara pada zaman Pleistosen.

Hewan tersebut diperkirakan masih hidup hingga sekitar 10.000–12.000 tahun lalu, sebelum akhirnya punah.

Berbeda dengan mammoth yang lebih dikenal sebagai pemakan rumput, mastodon merupakan hewan pemakan tumbuhan yang banyak mengonsumsi daun, ranting, dan bagian tanaman berkayu.

Karakteristik giginya membantu hewan tersebut mengolah makanan dari lingkungan hutan dan vegetasi lainnya.

Pacific Mastodon Baru Diakui sebagai Spesies Tersendiri

Temuan ini juga menarik karena Pacific mastodon merupakan spesies yang relatif baru dibedakan secara ilmiah dari American mastodon.

Spesies Mammut pacificus secara resmi dikenali pada 2019. Para ilmuwan membedakannya antara lain berdasarkan bentuk gigi dan karakteristik tulang kakinya.

Karena itu, setiap fosil baru dapat membantu ilmuwan memahami persebaran hewan tersebut.

Penemuan di San Mateo County juga memberikan informasi tambahan mengenai kehidupan mastodon di kawasan California pada akhir zaman es.

Stanford University Akan Meneliti Fosil

Setelah ditemukan, fosil tersebut disumbangkan kepada Stanford University’s Doerr School of Sustainability.

Para peneliti berencana menggunakan metode penanggalan karbon untuk mengetahui usia tepat gigi tersebut. Mereka juga akan melakukan pemindaian tiga dimensi terhadap fosil.

Selain itu, Stanford akan membuat replika 3D sehingga Midpeninsula Regional Open Space District dapat menggunakannya untuk kegiatan edukasi dan publik.

Langkah tersebut memungkinkan masyarakat mempelajari fosil tanpa harus memindahkan atau menangani spesimen asli.

Fosil Bisa Ungkap Ekosistem Masa Lalu

Fosil bukan hanya benda bersejarah.

Para ilmuwan dapat menggunakannya untuk memahami jenis hewan yang pernah hidup di suatu wilayah, kondisi lingkungan pada masa lalu, hingga perubahan keanekaragaman hayati.

Christine Garcia, kurator koleksi spesimen geosains di Stanford, mengatakan fosil memberikan kesempatan untuk mempelajari keanekaragaman hayati masa lalu sekaligus membantu membuat keputusan mengenai perlindungan ekosistem saat ini.

Karena itu, satu fosil gigi dapat memberikan informasi yang jauh lebih besar daripada sekadar bentuk dan ukurannya.

Penemuan Terjadi di Kawasan yang Dilindungi

Fosil tersebut ditemukan di kawasan yang dikelola Midpeninsula Regional Open Space District.

Lembaga tersebut mengelola lebih dari 70.000 acre ruang terbuka di kawasan Pegunungan Santa Cruz. Lokasi penemuan secara spesifik tidak dipublikasikan karena kawasan tersebut tidak mengizinkan masyarakat mencari fosil di aliran air.

Penemuan tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kawasan konservasi.

Saat para peneliti berusaha melindungi habitat spesies yang masih hidup, mereka justru menemukan bukti keberadaan spesies yang telah punah ribuan tahun lalu.

Mengapa Gigi Ini Penting bagi Ilmuwan?

Ada beberapa alasan mengapa gigi mastodon California tersebut menjadi perhatian.

Pertama, kondisinya sangat lengkap. Kedua, fosil berasal dari spesies Pacific mastodon yang baru dikenali secara ilmiah beberapa tahun lalu.

Ketiga, lokasi penemuannya dapat membantu ilmuwan memahami wilayah persebaran mastodon pada masa lalu.

Dengan penelitian lebih lanjut, para ilmuwan dapat memperoleh gambaran mengenai lingkungan California pada akhir zaman es.

Penemuan Membuka Jendela ke Masa Lalu

Penemuan gigi mastodon di San Mateo County menjadi pengingat bahwa jejak kehidupan prasejarah masih dapat ditemukan di tempat yang tidak terduga.

Fosil yang awalnya dianggap sebagai batu aneh kini menjadi objek penelitian ilmiah di Stanford University.

Penelitian terhadap fosil tersebut diharapkan dapat mengungkap usia pastinya sekaligus memberikan informasi baru mengenai Pacific mastodon dan ekosistem California ribuan tahun lalu.