PANDUANTEKNO

| Panduan Informasi Dan Teknologi

MediaTek Gebrak Era AI! Chip 2nm Dimensity 9600 Pro Siap Bikin Smartphone Makin Cerdas

MediaTek meluncurkan chip smartphone 2nm terbaru untuk membawa kemampuan kecerdasan buatan atau AI ke level berikutnya. Chip tersebut adalah Dimensity 9600 Pro, yang diperkenalkan bersama Dimensity 9600M pada Selasa, 15 September 2026.

Dimensity 9600 Pro menjadi chipset mobile pertama MediaTek yang menggunakan teknologi fabrikasi 2nm dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). Sementara itu, Dimensity 9600M menggunakan proses 3nm dan menyasar segmen flagship yang lebih luas.

Langkah tersebut memperlihatkan ambisi MediaTek untuk memperkuat posisinya di pasar smartphone premium sekaligus memperluas penggunaan AI langsung di perangkat.

MediaTek Luncurkan Chip 2nm untuk Smartphone Flagship

Peluncuran chip 2nm MediaTek menjadi salah satu perkembangan penting industri semikonduktor smartphone pada 2026.

Dimensity 9600 Pro dirancang menggunakan proses 2nm TSMC. Teknologi tersebut memungkinkan MediaTek menghadirkan generasi prosesor yang lebih maju untuk perangkat premium.

Selain Dimensity 9600 Pro, MediaTek juga memperkenalkan Dimensity 9600M dengan teknologi 3nm. Keduanya ditujukan untuk smartphone kelas atas dengan kebutuhan performa tinggi.

MediaTek mengatakan smartphone pertama yang menggunakan kedua chip tersebut akan segera diluncurkan.

Dimensity 9600 Pro Bawa AI Langsung di Smartphone

Salah satu daya tarik utama Dimensity 9600 Pro adalah kemampuan AI on-device.

MediaTek membekali chip tersebut dengan unit pemrosesan neural atau NPU khusus. NPU ini dirancang untuk menjalankan aplikasi generative AI secara langsung di smartphone.

Artinya, sebagian tugas AI tidak selalu harus dikirim ke pusat data atau cloud.

Pemrosesan langsung di perangkat dapat membantu smartphone merespons tugas AI dengan lebih cepat sekaligus membuka peluang baru untuk fitur seperti pengolahan foto, pemrosesan bahasa, asisten pintar, dan berbagai aplikasi generative AI.

Performa AI Naik 51 Persen

MediaTek mengklaim NPU pada Dimensity 9600 Pro mengalami peningkatan 51 persen dibandingkan generasi sebelumnya dalam pemrosesan prompt sebelum model AI mulai menghasilkan respons.

Peningkatan tersebut menjadi salah satu fitur penting karena kebutuhan AI pada smartphone terus berkembang.

Smartphone premium tidak lagi hanya membutuhkan prosesor cepat untuk aplikasi biasa. Perangkat juga harus mampu menangani model AI yang semakin kompleks.

Karena itu, kemampuan AI on-device menjadi salah satu medan persaingan baru bagi produsen chipset.

Chip 2nm MediaTek Tantang Qualcomm

Peluncuran Dimensity 9600 Pro juga berkaitan dengan persaingan MediaTek melawan Qualcomm di pasar smartphone premium.

Reuters melaporkan bahwa MediaTek ingin memperbesar pangsa pasar flagship melalui chip baru tersebut. Segmen premium dianggap menarik karena harga perangkat lebih tinggi dan fitur AI memberikan peluang margin yang lebih besar bagi produsen chipset.

Persaingan ini membuat perkembangan prosesor smartphone semakin cepat.

MediaTek tidak hanya mengejar performa CPU dan GPU. Perusahaan juga menjadikan AI sebagai salah satu fokus utama dalam desain chipset generasi baru.

MediaTek Hadapi Kenaikan Harga Komponen

Perkembangan teknologi 2nm dan peningkatan kemampuan AI juga menghadirkan tantangan.

Biaya komponen smartphone terus meningkat seiring kebutuhan terhadap teknologi semikonduktor yang semakin canggih. MediaTek mengatakan mereka bekerja sama dengan produsen smartphone untuk mengurangi dampak kenaikan biaya komponen kepada konsumen.

Senior Vice President MediaTek JC Hsu tetap melihat peluang pertumbuhan di segmen flagship.

“I believe there is still room for us to increase our share of the flagship segment.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa MediaTek masih optimistis dapat meningkatkan pangsa pasar meskipun harga perangkat premium semakin tinggi.

MediaTek Makin Serius Masuk Industri AI

Strategi MediaTek tidak berhenti di smartphone.

Perusahaan tersebut juga memperluas bisnis AI ke pusat data dan chip khusus. Reuters melaporkan bahwa akselerator AI pertama MediaTek untuk salah satu penyedia cloud besar Amerika Serikat diperkirakan memasuki produksi massal pada kuartal keempat 2026.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa MediaTek ingin menjadi pemain penting dalam rantai pasok AI, bukan hanya pemasok prosesor smartphone.

Perusahaan juga baru saja menghimpun sekitar US$3,9 miliar melalui penerbitan obligasi konversi. Nvidia disebut berinvestasi sekitar US$3,5 miliar dalam transaksi tersebut, sementara Alphabet juga ikut berpartisipasi.

Teknologi 2nm Jadi Senjata Baru Chip Smartphone

Teknologi 2nm menjadi salah satu perkembangan penting dalam industri semikonduktor.

MediaTek sebelumnya mengumumkan bahwa chipset 2nm mereka dikembangkan melalui kerja sama dengan TSMC. Teknologi N2P TSMC menggunakan struktur transistor nanosheet dan dirancang untuk meningkatkan performa sekaligus efisiensi daya.

Kini, teknologi tersebut mulai masuk ke produk smartphone melalui Dimensity 9600 Pro.

Dengan proses manufaktur yang lebih maju dan kemampuan AI yang semakin kuat, chipset baru ini menjadi bagian dari perubahan besar dalam desain smartphone premium.

Smartphone AI Generasi Baru Segera Hadir

MediaTek mengatakan perangkat pertama dengan Dimensity 9600 Pro dan Dimensity 9600M akan segera hadir.

Kehadiran chipset tersebut berarti konsumen akan mulai melihat smartphone yang semakin mengandalkan pemrosesan AI langsung di perangkat.

Jika tren ini terus berkembang, kemampuan AI bukan lagi sekadar fitur tambahan. AI dapat menjadi salah satu fungsi utama yang menentukan kualitas sebuah smartphone.

Kesimpulan

MediaTek meluncurkan chip smartphone 2nm Dimensity 9600 Pro sebagai langkah besar menuju era perangkat mobile yang semakin mengandalkan AI.

Chip terbaru tersebut menggunakan teknologi 2nm TSMC dan dilengkapi NPU generasi baru untuk menjalankan tugas generative AI langsung di perangkat. MediaTek mengklaim performa pemrosesan prompt meningkat 51 persen dibandingkan generasi sebelumnya.