
WASHINGTON – Amerika Serikat membangun sistem lalu lintas udara baru setelah gangguan telekomunikasi mengacaukan perjalanan di sejumlah bandara besar. Sekitar 9.500 penerbangan mengalami penundaan atau pembatalan akibat kerusakan jaringan komunikasi yang digunakan Federal Aviation Administration.
Pemerintah AS mengatakan sistem baru akan menggunakan beberapa jalur telekomunikasi menuju fasilitas pengendalian penerbangan. Arsitektur tersebut dirancang agar kegagalan satu kabel atau perangkat tidak kembali melumpuhkan operasi di banyak bandara.
Gangguan terbaru terjadi pada Senin, 21 September 2026. Masalah bermula dari kegagalan sakelar telekomunikasi dan kabel fiber optik cadangan yang terputus dalam pekerjaan konstruksi di New Jersey.
Menteri Transportasi AS Sean Duffy menegaskan bahwa sistem baru akan menghilangkan ketergantungan pada satu atau dua titik jaringan.
Sistem Lalu Lintas Udara Baru Gunakan Banyak Jalur
Sistem lalu lintas udara baru akan memakai arsitektur jaringan yang lebih tahan gangguan. Setiap fasilitas FAA direncanakan mempunyai beberapa jalur komunikasi yang dapat saling menggantikan.
Langkah tersebut berbeda dari sistem lama yang masih bergantung pada sejumlah jalur utama dan cadangan. Apabila jalur utama serta cadangan gagal dalam waktu bersamaan, pengendali lalu lintas udara dapat kehilangan akses terhadap komunikasi dan informasi radar.
“Tidak akan ada satu atau dua titik kegagalan. Kami akan memiliki beberapa jalur telekomunikasi menuju seluruh fasilitas,” kata Duffy.
Jaringan baru diharapkan mampu mengalihkan komunikasi secara otomatis ketika salah satu jalur mengalami kerusakan. Dengan demikian, operasi penerbangan dapat terus berjalan tanpa harus menghentikan kedatangan pesawat dalam skala luas.
Kabel Fiber Terputus di New Jersey
Gangguan dimulai sekitar pukul 09.45 waktu setempat ketika pekerja konstruksi tidak sengaja memutus jalur telekomunikasi di New Jersey yang digunakan FAA.
Pada saat bersamaan, sebuah sirkuit komunikasi utama di fasilitas pengendalian lalu lintas udara Philadelphia mengalami kegagalan. Sistem kemudian berusaha memindahkan layanan menuju jalur cadangan.
Namun, kabel fiber cadangan tersebut ternyata terputus. Kombinasi kegagalan sirkuit utama dan rusaknya jalur cadangan menyebabkan fasilitas pengendalian kehilangan fungsi komunikasi penting.
Administrator FAA Bryan Bedford menjelaskan bahwa kerusakan pada kabel cadangan memerlukan proses perbaikan besar. Gangguan belum sepenuhnya terselesaikan selama sekitar delapan jam.
Ribuan Penerbangan Terdampak
Gangguan komunikasi memaksa FAA menghentikan sementara penerbangan yang akan mendarat di sejumlah bandara besar Pantai Timur Amerika Serikat.
Bandara yang terdampak meliputi:
- John F. Kennedy International Airport di New York.
- LaGuardia Airport di New York.
- Newark Liberty International Airport di New Jersey.
- Philadelphia International Airport.
- Boston Logan International Airport.
- Ronald Reagan Washington National Airport.
- Sejumlah bandara berukuran lebih kecil di sekitar New York.
Sekitar 9.500 penerbangan dilaporkan terlambat atau dibatalkan. Lebih dari 600 penerbangan di Newark Liberty dibatalkan, setara dengan lebih dari separuh jadwal bandara tersebut pada hari kejadian.
Gangguan juga memaksa lebih dari 100 pesawat dialihkan ke bandara lain. Operasi penerbangan berangsur normal pada Selasa setelah jaringan berhasil diperbaiki.
Keselamatan Menjadi Alasan Penghentian Penerbangan
FAA menghentikan kedatangan pesawat bukan karena terjadi kecelakaan, melainkan sebagai tindakan keselamatan. Pengendali lalu lintas udara membutuhkan komunikasi yang stabil untuk mengatur jarak, arah, dan ketinggian pesawat.
Ketika jalur telekomunikasi gagal, jumlah penerbangan yang dapat ditangani harus dikurangi. Pesawat yang belum berangkat dapat ditahan di darat, sedangkan penerbangan di udara dapat dialihkan menuju bandara lain.
Langkah tersebut mencegah ruang udara menjadi terlalu padat ketika kemampuan komunikasi pengendali sedang terbatas.
Duffy mengatakan keselamatan tetap menjadi prioritas selama perbaikan. Penerbangan hanya dilanjutkan setelah otoritas memastikan layanan komunikasi telah kembali berfungsi.
Gangguan Terjadi Saat Sidang Umum PBB
Insiden tersebut terjadi ketika sekitar 130 pemimpin dunia dan puluhan menteri tiba di New York untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Waktu gangguan membuat dampaknya semakin besar. Bandara di kawasan New York sedang menghadapi peningkatan penerbangan kenegaraan, komersial, serta pengaturan keamanan tambahan.
Penghentian kedatangan di JFK, LaGuardia, dan Newark menyebabkan gangguan merambat ke berbagai wilayah. Pesawat dan awak yang terlambat tiba tidak dapat menjalankan jadwal penerbangan berikutnya tepat waktu.
Insiden tersebut memperlihatkan bagaimana kegagalan satu bagian jaringan dapat menimbulkan efek berantai dalam sistem penerbangan nasional.
Infrastruktur Lama Masih Menggunakan Kabel Tembaga
Sistem pengatur lalu lintas udara Amerika Serikat telah menghadapi kritik karena menggunakan sejumlah perangkat dan jaringan berusia lama.
FAA masih mengoperasikan kabel tembaga untuk sebagian komunikasi. Teknologi tersebut dinilai kurang andal dan mempunyai kapasitas lebih terbatas dibandingkan jaringan fiber modern.
Bedford mengatakan seluruh kabel telekomunikasi tembaga yang sudah usang ditargetkan selesai diganti pada September 2027.
Penggantian tersebut tidak sekadar memasang kabel baru. FAA juga perlu memperbarui perangkat jaringan, sistem cadangan, pusat data, perangkat komunikasi suara, dan mekanisme pemantauan gangguan.
Modernisasi harus dilakukan tanpa mengganggu operasi penerbangan yang berjalan setiap hari. Karena itu, proses pemasangan dan perpindahan layanan membutuhkan pengujian bertahap.
Anggaran Modernisasi Mencapai Miliaran Dolar
Kongres Amerika Serikat sebelumnya mengalokasikan US$12,5 miliar untuk memulai peningkatan sistem lalu lintas udara. Dana tersebut digunakan untuk memperbarui teknologi, meningkatkan kapasitas, serta memperkuat perekrutan pengendali.
Namun, biaya peningkatan jaringan telekomunikasi mengalami kenaikan. Laporan pemerintah menyebut estimasi biaya bertambah dari sekitar US$4,75 miliar menjadi US$5,91 miliar.
Duffy juga meminta tambahan anggaran untuk menyelesaikan modernisasi secara menyeluruh. Pemerintah menilai investasi tambahan diperlukan setelah serangkaian gangguan komunikasi dan teknologi dalam beberapa tahun terakhir.
Pembaruan jaringan diharapkan dapat mengurangi biaya akibat pembatalan penerbangan. Gangguan besar dapat menimbulkan kerugian bagi maskapai, bandara, penumpang, dan bisnis yang bergantung pada transportasi udara.
Sistem SMART Dikembangkan untuk Mengurangi Penundaan
Selain memperbarui jaringan telekomunikasi, FAA sedang mengembangkan perangkat lunak bernama Strategic Management of Airspace, Routes and Trajectories atau SMART.
SMART menganalisis jadwal maskapai, prakiraan cuaca, kapasitas bandara, kondisi ruang udara, serta ketersediaan petugas. Sistem tersebut membantu FAA mendeteksi potensi kemacetan sebelum penerbangan diberangkatkan.
FAA telah menandatangani kontrak senilai US$875 juta untuk penerapan SMART selama 12 tahun. Sistem itu akan diperluas secara bertahap setelah melalui pengujian.
Namun, SMART bukan penyebab gangguan telekomunikasi pada 21 September. Masalah tersebut berasal dari kegagalan sirkuit komunikasi dan terputusnya kabel fiber cadangan.
SMART juga tidak menggantikan pengendali lalu lintas udara. Keputusan operasional dan keselamatan tetap berada di tangan manusia.
Jaringan Cadangan Harus Benar-Benar Terpisah
Insiden di New Jersey memberikan pelajaran mengenai pentingnya jalur komunikasi cadangan yang independen.
Jaringan cadangan tidak cukup hanya tersedia di atas kertas. Kabel utama dan kabel cadangan harus menggunakan rute fisik berbeda agar keduanya tidak terputus oleh satu pekerjaan konstruksi.
Pusat pengendalian juga memerlukan sakelar telekomunikasi cadangan, sumber listrik darurat, serta sistem pemantauan yang mampu mendeteksi kerusakan dalam waktu singkat.
Arsitektur multirute membuat data dapat dipindahkan melalui jalur lain ketika satu koneksi gagal. Pendekatan tersebut telah umum digunakan pada jaringan perbankan, pusat data, dan layanan internet berskala besar.
Modernisasi Diharapkan Cegah Gangguan Berulang
Pembangunan sistem lalu lintas udara baru menjadi langkah penting untuk memperkuat infrastruktur penerbangan Amerika Serikat.
Jaringan dengan beberapa rute komunikasi akan mengurangi risiko satu kabel terputus menyebabkan penghentian penerbangan di banyak kota. Penggantian kabel tembaga juga dapat meningkatkan kecepatan dan keandalan komunikasi.
Meski demikian, keberhasilan proyek bergantung pada anggaran, pengujian, kesiapan tenaga kerja, dan koordinasi dengan perusahaan telekomunikasi.
Gangguan yang memengaruhi sekitar 9.500 penerbangan menunjukkan bahwa modernisasi tidak dapat ditunda. Pemerintah AS kini menghadapi tantangan untuk membangun sistem yang lebih tahan kerusakan tanpa mengganggu keselamatan dan operasi penerbangan harian.



















































































































































































































































































