PANDUANTEKNO

| Panduan Informasi Dan Teknologi

Diduga Bos ShinyHunters Ditangkap di Yordania, Kini Bantu FBI Buru Hacker Lain

AMMAN, pandutekno.id – Sosok penting ShinyHunters ditangkap di Yordania dalam perkembangan terbaru penyelidikan internasional terhadap kelompok kejahatan siber tersebut. Pria bernama Saif al-Din Khader, yang dikenal dengan alias online Rey, kini dilaporkan bekerja sama dengan FBI untuk membantu menemukan anggota kelompok lainnya.

Reuters melaporkan Khader ditahan oleh otoritas Yordania pada pekan lalu. Tiga sumber yang mengetahui kasus tersebut mengonfirmasi penahanannya, sementara dua sumber mengatakan ia dibawa ke tahanan pada Selasa, 29 September 2026.

SecurityWeek dalam laporan 5 Oktober menyebut Khader sebagai individu yang diyakini merupakan pemimpin kelompok pemerasan ShinyHunters. Namun Reuters menggunakan istilah lebih hati-hati dengan menyebutnya sebagai suspected member atau anggota yang dicurigai.

ShinyHunters Ditangkap: Siapa Saif al-Din Khader?

Saif al-Din Khader dikenal di komunitas keamanan siber menggunakan nama Rey.

SecurityWeek melaporkan Khader merupakan remaja pelaku kejahatan siber asal Amman dan juga dikenal sebagai anggota Scattered Lapsus$ Hunters.

Sumber lain menyebut Khader menggunakan alias ReyXBF dan sebelumnya dikaitkan dengan beberapa forum serta kelompok kejahatan siber.

Namun, status dan tingkat kepemimpinannya di ShinyHunters belum ditetapkan secara terbuka melalui proses hukum. Karena itu, penyebutan “diduga pemimpin” lebih akurat dibandingkan menyatakan Khader sebagai pemimpin kelompok tersebut secara definitif.

Ditahan Otoritas Yordania

Reuters melaporkan tiga sumber yang mengetahui kasus tersebut mengatakan Khader telah ditahan oleh otoritas Yordania.

Dua sumber mengatakan penahanan dilakukan pada 29 September.

Reuters pada saat laporan diterbitkan belum dapat memastikan secara independen keadaan yang menyebabkan penahanan maupun lokasi persis Khader ditahan.

Pemerintah Yordania kemudian mengonfirmasi bahwa seorang tersangka anggota ShinyHunters telah ditangkap.

Media pemerintah Yordania mengutip seorang pejabat yang mengatakan:

“Investigations are ongoing with the suspect.”

Penyelidikan tidak hanya menyangkut aktivitas kelompok tersebut, tetapi juga jaringan lain yang diduga memiliki hubungan dengannya.

Khader Dilaporkan Bantu FBI

Kasus ShinyHunters ditangkap menjadi semakin menarik karena Khader tidak sekadar berada dalam tahanan.

Dua sumber Reuters mengatakan ia kini membantu FBI dan aparat penegak hukum internasional menemukan anggota ShinyHunters lainnya.

Salah satu sumber yang mengetahui penyelidikan mengatakan:

“His cooperation is critical to ongoing efforts to arrest these hackers.”

Khader dilaporkan memberikan akses terhadap perangkat elektronik dan komunikasi digitalnya kepada penyelidik. Informasi tersebut berpotensi membantu aparat menghubungkan identitas daring dengan orang-orang yang diduga berada di balik jaringan ShinyHunters.

FBI Masih Kejar Anggota ShinyHunters

FBI tidak memberikan komentar spesifik mengenai penahanan Khader.

Namun, lembaga tersebut menegaskan penyelidikan terhadap insiden siber yang diduga melibatkan ShinyHunters masih berlangsung.

Dalam pernyataan yang dikutip Reuters, FBI mengatakan pihaknya:

“will spare no resource”

untuk membawa setiap orang yang bertanggung jawab ke proses hukum. FBI juga menyatakan telah bekerja dengan sejumlah mitra dan menangkap beberapa tersangka.

Perkembangan tersebut menunjukkan operasi terhadap ShinyHunters dilakukan lintas negara dan belum selesai.

ShinyHunters Klaim Curi Data FBI

Nama ShinyHunters kembali mendapat perhatian besar setelah kelompok itu mengklaim berhasil menyerang situs perekrutan FBI.

Menurut SecurityWeek, kelompok tersebut mengklaim memperoleh sekitar 2 hingga 3 terabyte data dan mengirimkan sampel berisi sekitar 5.000 nama pegawai FBI kepada media.

Kelompok itu juga mengklaim memiliki informasi pribadi dan kesehatan pegawai FBI.

Klaim bahwa data seluruh pegawai FBI telah dicuri belum terverifikasi secara publik.

Namun, Reuters menganalisis sampel data yang diperoleh dan menemukan informasi sensitif mengenai pegawai FBI, termasuk informasi medis, psikiatris, jabatan dan data pribadi.

Karena itu, perlu dibedakan antara keberadaan sebagian data yang dianalisis Reuters dengan klaim ShinyHunters mengenai skala keseluruhan pencurian.

Penangkapan Lain Terjadi di Belanda

Tekanan terhadap kelompok ini sudah meningkat sebelum kabar ShinyHunters ditangkap di Yordania muncul.

Seorang pria berusia 24 tahun sebelumnya ditangkap di Amsterdam, Belanda, sebagai bagian dari penyelidikan terhadap ShinyHunters.

SecurityWeek melaporkan FBI menganggap tersangka tersebut sebagai salah satu orang yang diduga memimpin kelompok.

Menurut FBI, tersangka dan rekan-rekannya sejak 2025 diduga terlibat dalam serangan terhadap lebih dari 140 organisasi.

Mereka juga dikaitkan dengan pengumpulan sedikitnya US$70 juta pembayaran pemerasan.

Jumlah tersebut merupakan tuduhan aparat terhadap aktivitas jaringan, bukan vonis terhadap seluruh individu yang dikaitkan dengan nama ShinyHunters.

ShinyHunters Banyak Menargetkan Sistem Cloud

Kelompok tersebut dikenal menggunakan pendekatan yang tidak selalu bergantung pada eksploitasi teknis rumit.

FBI mengatakan pelaku kerap menargetkan vendor pihak ketiga dalam platform berbasis cloud, mencuri informasi sensitif kemudian mengancam akan mempublikasikan data tersebut.

Model serangan semacam ini berbahaya karena satu akun atau vendor dengan akses istimewa dapat membuka jalan menuju data organisasi lain.

Hal tersebut juga menjadi pengingat bagi perusahaan bahwa keamanan siber tidak hanya bergantung pada perlindungan server internal.

Akun administrator, penyedia SaaS, layanan cloud, autentikasi pengguna dan akses vendor pihak ketiga juga menjadi titik yang perlu mendapat perhatian.

Situs Dark Web ShinyHunters Sempat Menghilang

Ada pula tanda-tanda bahwa operasi kelompok tersebut sedang mengalami gangguan.

Cybernews melaporkan akun yang digunakan ShinyHunters untuk berkomunikasi dengan jurnalis menjadi tidak aktif, sedangkan situs dark web kelompok tersebut menghilang pada Rabu pekan lalu.

Belum dapat dipastikan apakah gangguan tersebut merupakan dampak langsung penahanan Khader atau tindakan aparat lainnya.

Namun, waktunya berdekatan dengan serangkaian operasi penegakan hukum terhadap orang-orang yang dikaitkan dengan ShinyHunters.

FBI Peringatkan Hacker Lain agar Menyerah

FBI sebelumnya juga mengirim pesan terbuka kepada anggota ShinyHunters yang masih beroperasi.

Asisten Direktur Divisi Siber FBI Brett Leatherman mengatakan:

“The longer you stay in this, the more we learn about you.”

Ia kemudian memperingatkan anggota kelompok bahwa aparat terus mengumpulkan informasi setelah penangkapan dan penyitaan infrastruktur.

FBI menilai penangkapan dapat membuat anggota lain bersedia berbicara, sementara infrastruktur yang disita dapat memberikan petunjuk mengenai siapa saja yang masih berada dalam jaringan.

Apakah ShinyHunters Akan Berakhir?

Penangkapan beberapa orang tidak otomatis berarti ShinyHunters telah bubar.

Kelompok kejahatan siber modern dapat beroperasi secara terdesentralisasi. Nama kelompok dapat tetap digunakan meskipun anggotanya berganti atau berpindah ke kelompok lain.

Direktur customer advisory counter fraud iCOUNTER Jason Brown mengatakan:

“An arrest is a disruption, not an ending.”

Menurut Brown, ShinyHunters lebih menyerupai sebuah merek dibandingkan kelompok dengan susunan anggota yang selalu tetap.

Artinya, penegak hukum harus memutus lebih dari sekadar satu individu. Infrastruktur digital, aliran dana, akun, perangkat dan hubungan antaranggota juga perlu dipetakan.

Kerja Sama Khader Bisa Buka Identitas Hacker Lain

Kabar ShinyHunters ditangkap di Yordania menjadi signifikan terutama karena adanya laporan bahwa Khader bersedia bekerja sama.

Perangkat dan komunikasi digitalnya dapat menjadi sumber informasi penting bagi penyelidik.

Jika data tersebut mampu menghubungkan nama samaran di internet dengan identitas dunia nyata, FBI dan mitranya berpotensi mendapatkan petunjuk mengenai anggota kelompok lain.

Direktur FBI Kash Patel sebelumnya mengatakan penyelidik masih mengembangkan petunjuk baru dan penangkapan tambahan masih mungkin terjadi.

Untuk saat ini, fakta yang terkonfirmasi adalah Saif al-Din Khader ditahan oleh otoritas Yordania. Reuters, berdasarkan sumber yang mengetahui kasus tersebut, melaporkan ia bekerja sama dengan FBI. Adapun status Khader sebagai pemimpin ShinyHunters tetap harus disebut sebagai dugaan karena penyelidikan masih berjalan.