
JAKARTA, pandutekno.id – Infrastruktur AI Anthropic memasuki skala baru. Perusahaan pengembang Claude diperkirakan menghabiskan sedikitnya US$518 miliar dalam sekitar satu dekade untuk membangun dan mengamankan kapasitas komputasi bersama enam mitra.
Angka fantastis tersebut terungkap dalam prospektus IPO rahasia Anthropic yang dilihat Reuters. Rencana itu menjadi salah satu komitmen pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan terbesar yang pernah dilaporkan.
Namun, angka US$518 miliar perlu dipahami secara tepat. Nilai tersebut mencakup berbagai komitmen jangka panjang untuk cloud, kapasitas komputasi, layanan infrastruktur dan sewa peralatan, bukan dana US$518 miliar yang dibayarkan sekaligus.
Infrastruktur AI Anthropic Tembus US$518 Miliar
Reuters melaporkan Anthropic memperkirakan sedikitnya US$518 miliar pengeluaran dan kewajiban terkait infrastruktur bersama enam mitra selama sekitar satu dekade.
Yang membuat angka tersebut semakin mencolok adalah struktur kontraknya.
Sekitar 80 persen dari total komitmen itu dilaporkan bersifat non-cancelable atau mengharuskan Anthropic tetap melakukan pembayaran terlepas dari seberapa banyak kapasitas yang benar-benar digunakan.
Dengan kurs ilustratif Rp16.800 per dolar AS, US$518 miliar setara sekitar Rp8.702 triliun.
Konversi rupiah tersebut hanya ilustrasi karena nilainya dapat berubah mengikuti kurs.
Google Dapat Komitmen Sedikitnya US$111,1 Miliar
Salah satu bagian terbesar dari infrastruktur AI Anthropic berkaitan dengan Google.
Menurut dokumen yang dilihat Reuters, Anthropic berencana menghabiskan sedikitnya US$111,1 miliar bersama Google dalam kewajiban layanan infrastruktur jangka panjang.
Pembayarannya dijadwalkan berlangsung antara April 2026 hingga Juli 2033.
Ketentuan kontrak tersebut menunjukkan besarnya komitmen yang diambil Anthropic.
Dalam prospektusnya, perusahaan menyatakan:
“If our actual spend falls short, we must pay Google the difference.”
Artinya, apabila pengeluaran aktual Anthropic berada di bawah jumlah yang telah disepakati, perusahaan tetap harus membayar selisihnya kepada Google.
Amazon Kantongi Komitmen US$110 Miliar
Amazon juga memegang peranan besar dalam strategi infrastruktur Anthropic.
Anthropic dilaporkan memiliki komitmen sekitar US$110 miliar dengan Amazon untuk layanan infrastruktur jangka panjang. Pembayaran dijadwalkan berlangsung dari Mei 2026 sampai April 2036.
Hubungan kedua perusahaan sebenarnya sudah berlangsung selama beberapa tahun.
Pada April 2026, Anthropic secara resmi mengumumkan perluasan kolaborasi dengan Amazon untuk mengamankan hingga 5 gigawatt kapasitas komputasi baru guna melatih dan menjalankan Claude.
Anthropic ketika itu mengatakan:
“We are committing more than $100 billion over the next ten years to AWS technologies.”
Perusahaan juga mengungkap lebih dari 100.000 pelanggan telah menjalankan Claude melalui Amazon Bedrock.
Broadcom Terkait Kewajiban US$161,2 Miliar
Angka yang lebih besar muncul dari kewajiban sewa peralatan terkait Broadcom.
Prospektus yang dilihat Reuters menunjukkan Anthropic membawa sekitar US$161,2 miliar kewajiban sewa peralatan terkait Broadcom.
Sebagian besar kewajiban tersebut dilaporkan tidak dapat dibatalkan.
Anthropic sebelumnya juga mengumumkan kerja sama dengan Google dan Broadcom untuk menyediakan kapasitas TPU generasi berikutnya dalam skala beberapa gigawatt mulai 2027.
Chief Financial Officer Anthropic Krishna Rao mengatakan:
“We are making our most significant compute commitment to date to keep pace with our unprecedented growth.”
Menurut Anthropic, kapasitas tersebut dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan pengguna sekaligus mempertahankan pengembangan model Claude di garis depan AI.
Microsoft Masuk dengan US$31,4 Miliar
Microsoft juga masuk dalam daftar mitra besar infrastruktur AI Anthropic.
Anthropic berkomitmen sekitar US$31,4 miliar untuk layanan komputasi Microsoft dari November 2026 hingga Mei 2033.
Menurut dokumen yang dikutip Reuters, komitmen tersebut tidak dapat dibatalkan kecuali terjadi pelanggaran material oleh Microsoft yang tidak diperbaiki.
Menariknya, Microsoft selama ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan OpenAI.
Kesepakatan dengan Anthropic memperlihatkan bagaimana penyedia cloud besar dapat menyediakan infrastruktur bagi beberapa perusahaan AI yang saling bersaing.
Mengapa Anthropic Berani Bertaruh Begitu Besar?
Jawabannya adalah compute atau kapasitas komputasi.
Anthropic mengatakan kepada calon investor bahwa akses terhadap daya komputasi semakin menjadi hambatan utama dalam pengembangan AI.
Permintaan terhadap sistem AI canggih diperkirakan dapat melampaui pasokan kapasitas yang tersedia.
Dalam dokumen tersebut, Anthropic memperkirakan pertumbuhan AI ke depan akan:
“limited principally by the availability of compute.”
Dengan kata lain, perusahaan menilai kemampuan mengamankan chip, server, pusat data dan layanan cloud dapat menjadi salah satu faktor penentu dalam persaingan AI.
Permintaan Claude Melonjak
Taruhan besar terhadap infrastruktur AI Anthropic juga terjadi ketika penggunaan Claude meningkat pesat.
Saat mengumumkan perluasan kerja sama dengan Amazon pada April, Anthropic mengatakan run-rate revenue perusahaan telah melampaui US$30 miliar, naik dari sekitar US$9 miliar pada akhir 2025.
Perusahaan mengatakan pertumbuhan pengguna konsumen yang belum pernah terjadi sebelumnya sempat memengaruhi keandalan dan performa layanan, khususnya pada periode penggunaan tinggi.
Itulah salah satu alasan Anthropic berusaha mengamankan kapasitas komputasi dalam jumlah besar untuk tahun-tahun mendatang.
Pendapatan 2025 Naik 12 Kali Lipat
Prospektus IPO juga memberikan gambaran tentang kecepatan pertumbuhan bisnis Anthropic.
Reuters melaporkan pendapatan perusahaan pada 2025 melonjak sekitar 12 kali lipat menjadi hampir US$4,6 miliar.
Namun, pertumbuhan itu datang dengan biaya sangat besar.
Anthropic mencatat kerugian operasi lebih dari US$8 miliar pada 2025, tidak termasuk penghapusan nilai berbagai kewajiban yang sebagian besar berkaitan dengan pendanaan sebelumnya.
Kerugian bersihnya dilaporkan mencapai US$42 miliar pada tahun yang sama.
Angka tersebut menunjukkan skala tantangan finansial perusahaan AI: pertumbuhan pendapatan yang sangat cepat berjalan berdampingan dengan kebutuhan modal dan biaya komputasi yang sangat tinggi.
Anthropic Sudah Ajukan IPO Secara Rahasia
Rincian US$518 miliar tersebut muncul dari prospektus IPO rahasia perusahaan.
Menurut Reuters, Anthropic telah mengajukan dokumen IPO secara rahasia kepada Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika Serikat pada Juni 2026.
Dokumennya belum dipublikasikan kepada masyarakat ketika laporan tersebut diterbitkan.
Karena itu, rincian finansial yang diberitakan Reuters berasal dari prospektus yang mereka tinjau, bukan dokumen publik yang saat ini dapat diperiksa langsung oleh investor.
Anthropic juga tidak segera memberikan komentar atas laporan Reuters mengenai komitmen infrastruktur tersebut.
Taruhan Besar Punya Risiko Besar
Nilai US$518 miliar memang menunjukkan ambisi Anthropic, tetapi juga menghadirkan risiko.
Sekitar 80 persen komitmennya tidak dapat dibatalkan atau harus dibayar tanpa bergantung pada penggunaan aktual.
Artinya, jika pertumbuhan kebutuhan komputasi ternyata berada di bawah proyeksi, sebagian kewajiban tetap harus dipenuhi.
Di sisi lain, Anthropic mengambil risiko sebaliknya apabila tidak mengamankan kapasitas sejak dini.
Jika permintaan AI berkembang lebih cepat daripada pembangunan pusat data dan ketersediaan chip, perusahaan yang tidak memiliki akses komputasi cukup dapat kesulitan meningkatkan kapasitas model dan layanan mereka.
Inilah inti dari taruhan besar Anthropic: membayar mahal untuk mengamankan kapasitas sekarang dengan keyakinan kebutuhan AI akan terus tumbuh.
Infrastruktur AI Anthropic Jadi Penentu Masa Depan Claude
Komitmen sedikitnya US$518 miliar memperlihatkan bahwa persaingan AI tidak lagi hanya mengenai siapa yang memiliki model paling pintar.
Persaingan kini juga berlangsung pada chip, cloud, server, pusat data, jaringan dan pasokan daya yang memungkinkan model tersebut berjalan.
Anthropic bahkan menggunakan berbagai jenis hardware. Perusahaan mengandalkan AWS Trainium, Google TPU dan GPU Nvidia dalam strategi komputasinya.
Diversifikasi tersebut dapat membantu perusahaan memperoleh kapasitas dari beberapa sumber sekaligus, alih-alih bergantung sepenuhnya pada satu pemasok.
US$518 Miliar Jadi Taruhan Besar Anthropic
Pada akhirnya, infrastruktur AI Anthropic senilai sedikitnya US$518 miliar merupakan taruhan terhadap satu asumsi besar: permintaan terhadap kecerdasan buatan akan terus berkembang dalam skala luar biasa.
Google, Amazon, Microsoft, Broadcom dan mitra lainnya menjadi bagian dari jaringan komputasi yang ingin diamankan perusahaan untuk mendukung Claude dalam beberapa tahun mendatang.
Tetapi besarnya kontrak juga menciptakan tekanan finansial.
Ketika sekitar 80 persen komitmen tidak dapat dibatalkan atau tetap harus dibayar terlepas dari penggunaannya, Anthropic perlu memastikan pertumbuhan bisnis Claude mampu mengimbangi biaya infrastruktur tersebut.
Karena itu, angka US$518 miliar bukan hanya menunjukkan besarnya ambisi Anthropic. Angka itu juga menggambarkan betapa mahalnya perlombaan membangun AI generasi berikutnya.

















































































































































































































































































































































